Tuesday, 19 December 2017

Lirik Lagu Havana & Terjemahan - Camila Cabello feat. Young Thug, Pharrell Williams

Havana, ooh na-na (ayy)
Half of my heart is in Havana, ooh na-na (ayy, ayy)
Separuh hatiku ada di Havana

He took me back to East Atlanta, na-na-na, ah
Dia membawaku kembali ke Atlanta Timur

Oh, but my heart is in Havana (ayy)
Oh, tapi hatiku ada di Havana

There's somethin' 'bout his manners (uh huh)
Ada sesuatu dengan tingkahnya

Havana, ooh na-na (uh)

He didn't walk up with that "how you doin'?" (uh)
Dia tak menghampiri dan bertanya kabar

When he came in the room
Saat dia masuk ruangan

He said there's a lot of girls I can do with (uh)
Katanya banyak gadis yang bisa dikencani

But I can't without you
Tapi, aku tak bisa tanpamu

I knew him forever in a minute (hey)
Sebentar saja, aku sangat mengenalnya

That summer night in June
Malam musim panas di bulan Juni itu

And papa says he got malo in him (uh)
Dan ayahku bilang ada dia itu nakal

He got me feelin' like...
Dia membuatku merasa...


Oooh-oooh-ooh, I knew it when I met him
Oooh-oooh-ooh, aku tahu saat bertemu dengannya

I loved him when I left him
Aku mencintainya saat kutinggalkan dia

Got me feelin' like
Membuatku merasa

Oooh-oooh-ooh, and then I had to tell him
Oooh-oooh-ooh, dan harus kukatakan padanya

I had to go, oh na-na-na-na-na (woo)
Aku harus pergi, oh


IV
Havana, ooh, na-na (ayy, ayy)
Half of my heart is in Havana, ooh, na-na (ayy, ayy)
Separuh hatiku ada di Havana

He took me back to East Atlanta, na-na-na (uh huh)
Dia membawaku kembali ke Atlanta Timur

Oh, but my heart is in Havana (ayy)
Oh, tapi hatiku ada di Havana

My heart is in Havana (ayy)
Hatiku ada di Havana

Havana, ooh na-na

Jeffery
Just graduated, fresh on campus, mmm
Baru lulus, mahasiswa baru

Fresh out East Atlanta with no manners, damn (fresh out East Atlanta)
Dikeluarkan di Atlanta Timur karena tak punya adat

Bump-bump-bump-bump her like a traffic jam
Menggerung-gerung seperti jalanan macet

Hey, I was quick to pay that girl like Uncle Sam (here you go, ayy)
Hei, kubayar gadis itu dengan cepat seperti Paman Sam (ini dia)

Back it on me
Kembali padaku

Shawty cravin' on me, get to eatin' on me (on me)
Si manis memujaku, ingin menelanku

She waited on me (then what?)
Dia menungguku (lalu?)

Shawty cakin' on me, got the bacon on me (wait up)
Si manis menggodaku, ingin melahapku

This is history in the makin', on me (on me)
Ini sejarah percintaanku

Point blank, close range, that B
Area dekat, are Point blank, B

If it cost a million, that's me (that's me)
Jika harganya sejuta, itulah aku

I was gettin' mula, baby
Aku punya banyak uang


Back to IV

Ooh na-na, oh, na-na-na (oo-ooh)
Take me back, back, back like...
Bawa aku kembali, kembali seperti ...

Ooh na-na, oh, na-na-na (yeah, babe)
Take me back, back, back like...
Bawa aku kembali, kembali seperti ...

Ooh na-na, oh, na-na-na (yeah, yeah)
Take me back, back, back like...
Bawa aku kembali, kembali seperti ...

Ooh na-na, oh, na-na-na (yeah, babe)
Take me back, back, back
Bawa aku kembali, kembali

Hey, hey...
Oooh-oooh-ooh (hey)
Oooh-oooh-ooh (hey)
Take me back to my Havana...
Bawa aku kembali ke Havana..


Back to IV

Uh huh
Oh, na-na-na (oh, na, yeah)
Oh, na-na-na
Oh, na-na-na (no, no, no, take me back)
Oh, na-na-na
Havana, ooh na-na

Friday, 15 December 2017

Cara membuat Bronis Oreo kukus lembut dan enak

Assalamalaikum
Berikut ini saya posting cara membuat BRONIS OREO KUKUS lembut dan pasti enak ya


Bahan - Bahan : 

2 bungkus Oreo (Harga 7 ribuan yaa)
1 Butir Telur ayam
2 saset SKM Full cream
2 Saset SKM Coklat
Air Secukupnya
Mentega (Untuk Olesan)

Toping :
Keju, seres, dan SKM (Sesuai Selera)

Cara Membuat :
1. Hancurkan/Blender biskuit oreo (tambahkan air sedikit agar lebih mudah dihancurkan)
2. Kocok telur sampai mengembang di wadah lain
3. Campurkan oreo yang sudah di hancurkan tadi dengan telur yang sudah di kocok serta susu SKM tambahkan air sedikit jangan terlalu kental dan jangan terlalu encer
4. Kemudian tuang ke loyang yg sudah dioles mentega agar tidak lengket
5.Panaskan kukusan.. tutup dibungkus kain biar uap tdk menetes.. setelah air mendidih masukkan adonan brownies tadi kukus selama 30 menit Atau tes dgn lidi kalo udah gak lengket berarti sudah matang
6. Angkat keluarkan dari loyang.. beri toping sesuai selera

Selamat mencoba yaa



Saturday, 9 December 2017

Maulid Nabi Muhammad SAW Tradisi Gorontalo Dzikir/Modikili dari ba'da Isya sampai Dzuhur

Salah satu daerah yang masih sangat menjaga nilai-nilai kebudayaan dan adat istiadat di negara ini adalah Gorontalo, yang banyak mempadupadankan antara budaya dan agama. Banyak hal yang bisa kita saksikan dalam pembauran antara Islam dan budaya di Gorontalo ini misalnya pelaksanaan adat pernikahan, pemakaman, penyelenggaraan adat tamu kehormatan, penyelenggaraan adat kepala daerah atau pejabat yang baru, tradisi tujuh bulanan, aqikah, Isra mi’raj, maulid nabi dan masih banyak lagi, yang semua dilaksanakan dengan adat yang sudah membudaya di masyarakat kita.

Pelaksanaan tradisi maulid nabi yang dilaksanakan secara adat dan budaya Gorontalo menjadi daya tarik tersendiri dalam perkembangannya. Proses pelaksanaannya ini merupakan salah satu unsur kebudayaan yang sangat luhur dan mempunyai nilai tinggi, antara suku dan daerah-daerah lainnya yang melaksanakan menurut adat masing-masing daerah dengan ciri khas tersendiri yang telah diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang yang juga dijadikan sebagai landasan hidup. Pelaksanaan maulid nabi secara tradisional seperti yang dilaksanakan di Gorontalo pada dasarnya memang tidak ada anjurannya dalam Islam tetapi untuk memperingati maulid nabi itu secara umum memang sudah dilaksanakan sejak dulu.

Dalam pelaksanaannya maulid nabi Muhammad s.a.w., Sebagai bentuk instrospeksi melalui berdzikir atau modikili. Dikili juga bertujuan untuk mengingat hari kelahiran nabi Muhammad s.a.w., mengingat jasa-jasa beliau yang telah menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia  termasuk kepada kita, dan juga mengingat pada sifat-sifatnya yang luhur budi, penyabar, rendah hati dan lain-lain. Sikapnya yang tegas menyebarkan dakwah Islam patut kita teladani. Dalam memperingati maulid nabi ini harapannya bukan hanya sekedar mengingat saja kemudian kembali dilupakan setelah ritualnya selesai, namun harus mampu di terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ditanamkan dalam diri setiap manusia. “Lantunan-lantunan dikili membuat ketenangan, dan itu semuanya adalah sifat dan perilaku dari nabi Muhammad SAW, yang harus kita dijadikan panutan,”

Perayaan maulid nabi di masjid-masjid yang ada di Gorontalo tidak lepas dari berbagai macam persiapan yang dilakukan oleh masyarakat yang melaksanakannya, diantara persiapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:   
*Rapat penetuan hari pelaksanaan, sebenarnya sudah ditentukan hari dan tanggal untuk pelaksanaannya di kalender masehi yaitu pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal karena pada tanggal tersebut merupakan hari kelahiran nabi. Namun oleh masyarakat Gorontalo tanggal 12 Rabi’ul Awwal ini merupakan awal atau tanda dimulainya pelaksanaan maulid nabi di masjid-masjid, biasanya pada tanggal ini selalu dilaksanakan oleh masjid-masjid besar yang ada di pusat Kabupaten/Kota sebagai masjid daerah atau masjid yang ada di pusat kecamatan sebagai masjid kecamatan, yang kemudian di hari-hari berikutnya dilaksanakan oleh semua masjid-masjid yang sudah menentukan hari pelaksanaannya. Sedangkan segala bentuk biaya yang terjadi saat pelaksanaannya semua dibebankan kepada masyarakat, tanpa menggunakan dana pembangunan masjid.
*Walimah/Toyopo, diartikan sebagai perjamuan atau hidangan yang dihidangkan kepada para tamu atau undangan (pezikir dan pejabat). Namun masyarakat lebih sering menyebutnya Tolangga yang dikreasikan oleh masyarakat dengan bentuk yang unik dan hiasan yang meriah. Di dalamnya berisi makanan berupa nasi kuning, pisang, dodol, telur, ayam goreng, kue cucur dan kue basah lainnya khas Gorontalo. Kemudian Walima/Toyopo tersebut di berikan kepada warga yang ikut berdzikir/modikili serta janda janda tua di sekitaran masjid yang di adakannya perayaaan maulid nabi Muhammad SAW.











Sunday, 16 July 2017

Tips Melahirkan Normal

Berdoa Kepada Tuhan
Segala sesuatu dalah kehidupan ini tentulah ada yang maha mengatur Yahitu Tuhan. Hanya Dia yang bisa menetukan segalanya terhadap apa-apa yang ada di muka bumi ini, termasuk dalam proses melahirkan yang akan ibu lalui. Jadi berdoa dan berdzikir lah kepada Nya, agar proses melahirkan normal yang akan ibu lalui dapat berjalan dengan lancar dan tentunya keselamatan menghinggapi ibu dan bayi ibu.

Yakin dan Percaya
Hilangkan segala bentuk bayangan atau pikiran bahwa melahirkan itu merupakan sebuah proses yang menyakitkan. Jika kondisi sakit menghantui diri ibu, maka niscaya proses melahirkan memang akan sakit. Tapi tanamkanlah di benak dan pikiran ibu, bahwa melahirkan itulah bukanlah sebuah proses yang menyakitkan, tapi sebuah proses alami yang harus di lalui, dan telah berjuta-juta ibu di muka bumi ini telah melalui proses ini dengan selamat, dan mereka bisa. Percayakan kepada diri anda bahwa melahirkan itu tidak menyakitkan, hal ini akan membantu psikologis ibu, membantu rasa percaya diri dalam menghadapi proses melahirkan normal.

Lakukan Jalan-jalan Kecil
Saat kontraksi belum memuncak, dan menurut medis ibu masih memiliki waktu sebelum melahirkan, manfaatkan waktu ini dengan berjalan-jalan kecil dan santai di sekitar ruangan persalinan. Hal ini dapat membantu ibu mempercepat dan memperlancar proses persalinan

Rileks Menjelangkan Melahirkan
Tegang menjelang proses melahirkan, malah akan membuat otot ibu akan kaku. Jika kondisi ini terjadi, maka proses melahirkan akan terasa menyakitkan. Proses melahirkan membutuhkan otot-otot yang luwes terutama di sekitar pinggul, paha, perut. Karena akan terjadi peregangan otot yang hebat pada saat proses melahirkan. Oleh karena itu rileks menjelang melahirkan akan membuat otot-otot anda luwes, selain itu pikiran ibu pun akan terasa tenang.
Selengkapnya bisa di baca: Teknik Relaksasi Menjelang Persalinan

Dukungan Suami dan Keluarga
Melahirkan adalah proses besar yang harus di lalui ibu. Dibutuhkan banyak dukungan guna melewatinya agar berjalan dengan selamat dan lancar. Dukungan suami dan keluarga akan membuat ibu lebih termotivasi. Bahkan rasa cinta suami yang tulus yang tercurah tatkala memijat lembut punggung ibu, membetulkan posisi bantal ibu, atau mengelap keringat ibu akan menjadi daya magic yang luar biasa bagi ibu. Hilanglah rasa sakit saat proses melahirkan, tatkala ibu merasakan betapa tulus dan cintanya suami kepada ibu.
Mengenai peran dan dukungan apa saja yang bisa suami lakukan selama proses melahirkan, selengkapnya bisa di baca di : Peran Suami Selama Proses Persalinan.

Gunakan Teknik Pernafasan Yang Benar
Selama proses melahirkan dibutuhkan tenaga yang begitu besar. Jika ibu tidak bisa mengatur tenaga saat proses persalinan, maka melahirkan akan begitu lama dan tentunya akan menyiksa ibu. Salah satu teknik yang bisa digunakan ibu guna mengatur energi ini adalah dengan mengatur teknik pernafasaan saat melahirkan. Menggunakan teknik pernafasan yang benar, selain dapat membantu mengatur energi, juga mengatur pasokan oksigen, membantu rileksasi, dan membantu saat mengejan dan mendorong dan respon positif terhadap kontraksi.
Selengkapnya mengenai teknik pernafasan : Teknik Pernafasan Selama Persalinan.

Titik Pusat Perhatian
Bawalah sesuatu dari rumah anda yang dapat dijadikan titik pusat perhatian saat proses melahirkan, seperti photo keluarga atau hal lain yang menyenangkan. Hal ini dapat membantu ibu merasakan kenyamanan saat menjalai proses melahirkan. Ibu bisa juga mendengar kan musik damai yang dapat menentramkan hati ibu. Menetapkan Titik Pusat perhatian dapat pula dilakukan ibu dengan membayangkan betapa lucunya buah hati yang akan dilahirkan kelak.

Ketahui Proses Persalinan dan Teknik Melahirkan Yang Benar
Dengan mengetahui proses persalinan yang harus di lalui, ibu akan siap dan well prepare dalam menjalani proses melahirkan. Ibu yang sudah siap secara psikologis sangat membantu dan mempercepat proses persalinan. Sebuah proses persalinan yang cepat tentunya akan menjadikan melahirkan sebagai sebuah pengalaman yang ternyata tidak menyakitkan.
Mengenai tahapan proses persalinan selengkapanya bisa di baca: Tahapan Proses Persalainan.
Video: Video Proses Melahirkan Normal
Selain mengetahui proses melahirkan normal dengan baik, menggunakan teknik melahirkan yang benar juga akan membantu ibu mengurangi rasa sakit yang terjadi. Dengan mengetahui teknik melahirkan, proses persalinan tentunya akan berjalan dengan cepat, dan mengurangi rasa sakit pada diri ibu. Salah satu teknik melahirkan, adalah mendorong dan mengejan. Selengkapnya mengenai hal ini: Mengejan dan Mendorong Selama Persalinan
Menggunakan stimulasi untuk menpercepat proses melahirkan tentunya akan membantu ibu melewati proses melahirkan dengan cepat. Banyak obat yang bisa digunakan, namun dalam hal ini tentunya tim medis yang akan menentukan berdasar kondisi melahirkan yang sedang berjalan. Ibu tidak bisa serta merta meminta diberikan obat stimulasi kepada dokter agar proses persalinan bisa berjalan dengan cepat. Alternatif lain adalah dengan stimulasi alami. Salah satu stimulasi alamiah yang dapat mempercepat proses persalinan adalah stimulasi puting ibu. Selengkapnya bisa di baca di: Stimulasi Puting; Cara Mepercepat Proses Persalinan
Semoga proses melahirkan normal anda berjalan dengan lancar.....

Anak jadi seperti apa itu tergantung didikan orang tua, Sudahkan kita mendidiknya dengan benar???

Setiap rumah tangga pasti menginginkan keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Tentu dalam mewujudkan hal terebut setiap anggota keluarga harus memiliki peran dan menjalankan amanah itu. Seperti Suami adalah kepala rumah tangga yang bertanggung jawab dalam rumah tangganya dan memberi teladan yang baik. Dan kewajiban kita adalah untuk mengikuti petunjuk nabi disetiap segi kehidupan kita. terlebih tentang cara mendidik anak. karena Allah SWT akan mempertanyakannya di akhirat kelak.                                                                                                                                                                                                                                                                        
Kebanyakan kita sebagai orang tua mengandalkan babysitter dalam hal mengasuh anak kita, jangan heran anak melakukan hal hal buruk yang sama sekali kita tidak inginkan.

Berikut cara mendidik anak sesuai dengan sabda Rasullullah beserta butir-butir kutipan dari para Imam guna memperjelas sabda Nabi tersebut.
1. Mengenalkan dan mendidik anak tentang Tauhid
Rasullullah SAW bersabda: "Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat "Lailaha-illaallah". Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, "Lailaha-illallah".
Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya "Lailah-illallah", kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya." (sya'bul Iman, juz 6, hal. 398 dari Ibn abbas)

2. Mendidik anak tentang Shalat
Masih dalam kitab yang sama, Imam al Baqir dan Imam ash Shadiq ra menerangkan bagaimana seharusnya kita mengenalkan dan mendidik anak tentang shalat.
1. Setelah anak usia 5 tahun dan telah memahami arah, maka coba tanyakan mana bagian kanan dan kirinya. Lalu ajarkan padanya arah kiblat dan mulailah mengajaknya shalat.
2. Pada usia tujuh tahun ajaklah ia untuk membasuh muka dan kedua telapak tangannya dan minta padanya untuk melakukan shalat.
3. Tata cara berwudhu secara penuh boleh diajarkan pada usia 9 tahun. Kewajiban untuk melakukan shalat serta pemberian hukuman bila meninggalkannya sudah dapat di terapkan pada usia ini. Karena pada usia ini anak biasanya sudah pandai memahami akan urutan, aturan dan tata tertib.

3. Tentang ibadah-ibadah dan amalan lainnya
Saat anak mendekati usia baligh, maka wajib bagi orang tua untuk mmengenalkannya dengan puasa serta mewajibkan salat. Selain itu juga memerintahkan padanya untuk mencari ilmu, menghafal Al-Qur'an, dan jika tidak mampu maka perintahkan padanya untuk mencatat.

Subhanallah, betapa indah tuntunan yang telah Nabi berikan untuk mendidik anak kita. Sebagai penutup berikut adalah penjelasan Imam AliZainal Abidin radiyallahu'anhu dalam kitab Risatul Huquq.

"Adapun hak anakmu adalah, ketahuilah bahwa ia berasal darimu. Dan segala kebaikan dan keburukannya di dunia, dinisbatkan kepadamu. Engkau bertanggung jawab untuk mendidiknya, membimbingnya menuju Allah dan membantunya untuk menaati perintah-Nya.

Maka, perlakukanlah anakmu sebagaimana perlakuan seseorang yang mengetahui bahwa andaikan ia berbuat baik pada anaknya, niscaya ia akan mendapatkan pahala dan andaikan ia berbuat buruk niscaya ia akan memperoleh hukuan." (Al Khislal, hal.568)

Demikian pesan Rasullullah terkait dengan pendidikan anak. Semoga bermanfaat.







Pendidikan yang baik adalah dengan menanamkan akhlaq yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak, sehingga ia mampu menolak syahwat yang jelek, dan menjadikan jiwanya tidak akan merasa nyaman kecuali dengan hal-hal yang baik

Sumber: https://muslimah.or.id/8445-bagaimana-mendidik-anak-dalam-islam.html
Pendidikan yang baik adalah dengan menanamkan akhlaq yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak, sehingga ia mampu menolak syahwat yang jelek, dan menjadikan jiwanya tidak akan merasa nyaman kecuali dengan hal-hal yang baik

Sumber: https://muslimah.or.id/8445-bagaimana-mendidik-anak-dalam-islam.html

                                                                                                                                                       


3.

Tuesday, 22 November 2016

Cara membuat Binthe Biluhuta atau Milu Siram khas Gorontalo

Binthe biluhuta atau milu siram adalah hidangan khas Gorontalo, dalam bahasa gorontalo Binthe artinya (Milu/Jagung) dan biluhuta artinya disiram. Dalam masyarakat umum hidangan ini populer dengan sebutan ""Milu Siram". Hidangan ini sudah ada sejak dulu yang diwariskan secara turun temurun.



Berikut bahan dan cara membuatnya, silahkan di coba dirumah masing - masing ya ;-)




Bahan Dasar:

  • Ikan malalugis/ Tuna  dipupuh (sesuai selera)
  • 1 Liter Jagung Muda (Biasa/Manis) 
  • Air 150 ml
  • 3 buah jeruk lemon / nipis
  • 3 batang daun bawang diiris halus
  • 20 buah cabe rawit (Sesuai selera)
  • 6 bawang merah di iris kasar
  • Kelapa parut segar dari 1/2 buah kelapa 
  • daun kemangi secukupnya.
  • Terong 7 buah (sesuai selera)
  • Garam
  • Penyedap rasa
  • Kecap sedap
  • Bawang goreng
Cara Membuat :

  • Ikan dibakar kemudian dicabik-cabik kecil.
  • Jagung yg sudah dipipil kemudian direbus bersama terong sampai matang.
  • Bawang daun dan daun kemangi iris halus.
  • Cabe rawit, bawang merah sebagian , 1sdt garam haluskan.
  • Masukkan dalam wadah cabe rawit dan bawang merah yg sudah di haluskan tadi 1sdt saja (Sisanya di taroh dalam piring kecil/tempat sambal) , bawang daun, daun kemangi, dan parutan kelapa serta air perasan lemon secukupnya.
  • Kemudian masukkan ikan yang sudah dicabik-cabik lalu campurkan.
  • Angkat terong jika sudah matang campurkan dengan rempah" tadi.
  • kemudian Jika jagung sudah matang angkat dan tuangkan dalam wadah yg berisi campuran rempah" tadi.
  • Beri tambahan sedikit garam dan penyedap rasa sesuai selera lalu di aduk aduk taburi bawang goreng.
  • Siap dihidangkan
Cat :
Hidangan ini di makan sendiri (Tidak pakai nasi) saat hendak di makan tambahkan perasan air lemon, tambahkan sisa cabe rawit & bawang merah yg sudah di haluskan, tambahkan kecap sesuai selera

Selamat mencoba yaa

Friday, 1 July 2016

Tumbilo Tohe (Pasang Lampu) Di Gorontalo

Masyarakat Gorontalo pada jaman dahulu biasa menjalankan tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe. Tumbilotohe berasal dari bahasa Gorontalo, yaitu tumbilo berarti pasang, dan tohe berarti lampu. Tradisi ini diperkirakan sudah berlangsung sejak abad XV dan dilaksanakan setiap 3 malam terakhir menjelang hari Raya Idul Fitri, yaitu tanggal 27 hingga 30 Ramadhan, mulai Magrib hingga Subuh.




Tradisi ini berawal dari keadaan Gorontalo yang pada waktu itu gelap gulita karena belum dimasuki listrik, sehingga masyarakat Gorontalo yang ingin melaksanakan shalat Tarawih ke Mesjid dan menyerahkan zakat fitrah pada malam hari harus memerlukan penerangan atau lampu.
Pada jaman dahulu, lampu yang ada sesuai dengan jumlah anggota keluarga, jadi setiap anggota keluarga punya lampunya masing-masing. Awalnya lampu penerangan menggunakan wango-wango yaitu terbuat dari wamuta yang dihaluskan, diruncingkan, kemudian dibakar. 
Berikutnya alat penerangan berganti dengan tohetutu yaitu damar dari semacam getah padat yang akan menyala cukup lama ketika dibakar. Sesuai perkembangan lampu penerangan berikutnya menggunakan sumbu dari kapas berbahan bakar minyak kelapa (padamala) yang diwadahi kima sejenis kerang dan pepaya yang dipotong dua. Saat ini penerangan tersebut umumnya menggunakan lampu dengan bahan bakar minyak tanah dan bahkan ada juga yang menggunakan lampu hias. Biasanya, lampu-lampu tersebut di pasang di depan rumah, di jalan-jalan, di lahan-lahan kosong nan luas, di alikusu atau kerangka pintu gerbang khas Gorontalo dan di perahu (atau yang biasa di sebut dengan Tumbilotohe Tobulotu atau pasang lampu di perahu). Agar terlihat lebih unik dan kreatif, lampu-lampu yang di pasang oleh masyarakat.
Tradisi Malam Tumbilotohe telah menarik perhatian wisatawan termasuk juga warga kota tetangganya seperti Manado, Palu, dan Makassar. Mereka jauh-jauh sengaja berkunjung ke Gorontalo untuk menyaksikan tradisi Tumbilotohe yang menakjubkan. Bukan hanya itu, saat Malam Tumbilotohe Anda juga akan dapat merasakan nuansa religius dan solidaritas masyarakat Gorontalo yang tulus.
Perayaan Malam Tumbilotohe menjadi semakin semarak saat ini karena ada atraksi bunggo yaitu meriam yang terbuat dari bambu yang dimainkan anak-anak muda Gorontalo. Pemuda pemain bunggo akan saling balas beradu kerasnya bunyi bunggo. Kegiatan tersebut akan semakin semarak saat menjelang sahur sekaligus membangunkan warga untuk makan sahur. 

Mudah-mudahan, tradisi masyarakat Gorontalo ini dijalankan dengan harapan bisa sungguh-sungguh mengambil hikmah yang terkandung dalamnya, bahwa dalam menjalani kehidupan ini kita memang perlu penerang (petunjuk) dari Sang Pemilik Cahaya sebagaimana masyarakat Gorontalo percaya bahwa pada saat menyalakan lampu, mereka mendapatkan berkah pada malam Lailatul Qadr.